Tanjung Ringgit - Lombok Timur
Senin, 21 juni 2010 saya bersama Hari serta teman baru saya yang bernama mas Tekno melakukan trip menuju Tanjung Ringgit Lombok Timur. Kegiatan jalan jalan ini bisa dikatakan cukup mendadak namun berhasil sukses tanpa adanya hambatan yang berarti. Ok, pertama tama saya akan menceritakan awal mula ide perjalanan ini karena aku sendiri awalnya tidak pernah membayangkan akan melakukan perjalanan ini.
Sabtu, 19 Juni 2010 tengah malam atau bisa dikatakan Minggu 20 Juni 2010 dini hari saya mendapatkan ajakan pertemanan di situs pertemanan Facebook dari seorang pria dengan id Facebook Tekno Bolang yang saat itu langsung aku terima pertemanannya. Tidak lama, ia menyapa di chat FB dan kami memulai obrolan singkat yang intinya memberitahukan bahwa ia baru saja sampai di Lombok dan hendak menuju Pantai Mekaki pada Minggu paginya. Aku menyanggupi ajakan mas Tekno pergi menuju Pantai Mekaki dan sekaligus menawarkannya untuk mengunjungi Gili Nanggu yang tak jauh dari Pantai Mekaki. Oh iya, Mas Tekno mendapatkan alamat Facebook-ku dari Blog ini dimana aku pernah membuat postingan tentang Pantai Mekaki.
Aku terbangun dan seperti biasa aku selalu mendahului mentari pagi untuk menampakkan diri. Udara masih cukup dingin dan mata masih berat untuk dibuka bahkan terasa perih saat benar benar telah terbuka. Tak perduli akan dinginnya air aku tetap memaksakan diri untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim. Ya, inilah resiko kalau bergadang tapi karena prinsipku Berani Bergadang, Berani Bangun Pagi maka aku selalu bangun pagi. Dengan hanya dapat tidur kurang lebih 2 jam, aku sudah iseng iseng browsing dan memilih downloadan yang akan jalan dikala aku pergi (maklum download maniak). Mas Tekno mengajak untuk berangkat jam 7 pagi dan aku akan menjemputnya (ya, karena ia akan susah mencari tempatku berada). Semalam kami telah tukeran nomor HP dan aku sudah tau alamat dimana ia tinggal saat itu. Jam 7 pagi aku sudah mengirimkan SMS dan menunggu balasan yang tak kunjung datang dari mas Tekno. Akhirnya balasan muncul sekitar pukul 7.40 WITA, yah ternyata maksud si Mas jam 07.00 WIB yang berarti pukul 08.00 waktu Lombok. Cukup menggelikan saat itu. Saat itu juga aku meluncur dan perjalanan yang kami tuju adalah Taman Udayana (Sarapan) Pantai Sekotong Pantai Mekaki Penyeberangan Tawun Gili Nanggu Mataram (Pulang).
Beberapa foto kami di Pantai Mekaki dan Gili Nanggu:

Mekaki Beach

Mekaki Beach South Side

Gili Nanggu

Snorkling at Nanggu
Perjalanan yang cukup menyenangkan dan kami sampai di rumah sekitar pukul 19.30 WITA dan dilanjutkan dengan menikmati segelas kopi di Caf Three-C dan kembali ke rumah masing masing sekitar pukul 23.00 WITA. Kegiatan selanjutnya adalah esok harinya yaitu Hari Senin, 21 Juni 2010 menuju Tanjung Ringgit dimana temanku bernama Hari ikut serta dalam perjalanan ini dan ini adalah merupakan inti dari postingan ini (maaf kalau kebanyakan basa basinya. Hehehe).
Senin, 21 Juni 2010
Pagi ini ku awali dengan beberapa kegiatan extra dimana sepeda motor kakakku mogok dan aku harus menjemputnya serta membawa motor itu ke bengkel terdekat sedangkan kakakku pergi kerja dengan motorku. Cukup lama mengurus motor ini di bengkel dan jadwal perjalanan yang seharusnya pukul 08.00 WITA jadi mundur pukul 09.30 WITA. Tak perlu panjang lebar, akhirnya kami berangkat dari Mataram menuju Tanjung Ringgit dimana rutenya adalah Mataram Cakranegara Sweta Bengkel Kediri Batukumbung Puyung Praya Pejanggik Mujur Ganti Sukaraja Jerowaru Sunu Tanjung Ringgit. Perjalanan ini ditempuh sekitar 4 jam perjalanan dengan jarak sekitar 82 KM.

Rute Mataram - Tanjung Ringgit (Jalur warna merah)
Perjalanan dari Mataram menuju Tanjung Ringgit tidaklah sulit karena masih ada plank petunjuk jalan (walaupun sudah jarang ada di daerah Jerowaru dan sebaiknya selalu sedia Peta. hehehe) dan dari Kediri kita cukup terus lurus sampai di daerah Sukaraja. Setelah di Sukaraja, terus ikuti jalur besar sampai menemukan Plang petunjuk Belok kanan menuju Jerowaru (jalur sukaraja menuju Jerowaru sangat jauh dan jangan heran kalau sampai takut melewati pertigaan ke jerowaru karena aku sendiri sempat berfikir sudah melewati tikungan ke Jerowaru sehingga aku bertanya pada penduduk sekitar dan ternyata pertigaannya masih jauh di depan). Setelah belok menuju Jerowaru, jalan terus mengikuti jalur aspal yang bagus sampai menemukan pertigaan dimana kalau lurus itu jalurnya bagus dan belok kanan jalur jelek. Posisi tikungan ini hampir diujung pulau. Kalau lurus, jalan akan belok ke kiri dan ambillah jalur belok kanan yaitu jalur yang jalannya sudah cukup rusak (diperhalus sedikit dengan kata kata cukup rusak :P). Pengalaman di perjalanan ini, kami lurus mengikuti jalur yang bagus dan akhirnya sampai di Dermaga yang baru di bangun dan sepertinya belum dilanjutkan lagi. Yah, kami beristirahat sejenak sambil mengambil beberapa foto di dermaga ini.

Dermaga
Setelah cukup jauh dan kami kehilangan jalan aspal, akhirnya aku memutuskan untuk bertanya pada penduduk sekitar dan ternyata kami memang salah jalan. Hahahaha sepertinya ini diakibatkan oleh salah pembacaan peta
. Tidak membuang waktu, kami langsung memutar balik jalur perjalanan kami dan menuju jalur yang benar (belok kanan seperti penjelasan diatas. Yaitu jalur yang cukup rusak). Penyiksaan jalur yang berlubang dimulai dan keahlian melenggak lenggokkan motor pun keluar dengan sendirinya. Hahhay.. akhirnya kami sampai di pertigaan berikutnya dan beloklah ke kiri karena itu jalur yang benar
. jalur sudah mulai mulus lagi dan kami bisa memacu laju kendaraan seperti semula sampai akhirnya ada tikungan berikutnya dan disinilah terletak plang penunjuk arahnya. Lurus menuju Tanjung Ringgit, Belok Kanan menuju Ekas dan Pantai Surga. Sudah tahukan harus menuju yang mana? YUP!! Lurus!!! Dan sayang sekali penyiksaan dimulai lagi dengan kondisi jalan yang dari bagus alias mulus menuju cukup rusak dilanjutkan rusak dan akhirnya rusak parah. Yah, memang untuk menuju tempat yang indah harus dan mungkin selalu membutuhkan perjuangan
Setelah beberapa kilometer di perjalanan menyiksa, kami menemukan pertigaan lagi dan saat bertanya pada pak pengembala kerbau, ia dengan respon yang cepat menunjuk arah belok kiri (sepertinya dia sudah tau kemana tujuan kami jadi main tunjuk aja yang membuat aku ragu. Maaf ya pak pengembala karena aku gak percaya :P). yah, belok kiri mengikuti jalanan sampai di ujungnya ujung. Heheee dari pertigaan ini, Tanjung Ringgit masih sekitar 18 KM. Kehidupan sudah mulai jarang karena kami telah memasuki daerah hutan lindung. Beberapa pertigaan kami temukan tapi jangan hiraukan karena hanya perlu lurus saja sampai ujung. 4 KM sebelum Tanjung Ringgit kami memutuskan untuk rehat sejenak dan memesan kopi di warung tengah hutan ini.

Bersantai di Pondok Warung Tengah Hutan
Jalanan di hutan ini cukup heboh karena membuat suara sepeda motor kami meraung serta berbunyi keras. Yah, maklum jalanan disini terlampau bagus (beberapa puluh tahun silam). Setelah bernarsis ria, kami melanjutkan perjalanan lagi dan akhirnya mercusuar pun terlihat dan itu merupakan tanda kami akan memasuki daerah Tanjung Ringgit. Mari hentikan kendaraan dan berfoto foto kawan. Hahahhaha

Sebelum Mercusuar
Setelah foto foto, kami melanjutkan perjalanan lagi sampai bertemu dengan bangunan mercusuar dimana di ujung pagarnya tertuliskan Meriam Jepang 300 M dan Goa Besar 500 M. Sangat indah mungkin hanya itu yang ada di benakku sampai sampai teriknya matahari tak kurasakan sama sekali. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WITA. Kami berkeliling di tanjungan sambil mencari lokasi Meriam Jepang yang pada akhirnya sang Meriam Belina (Meriam Jepang) tak kami temukan dimana rimbanya. Dari Tanjung Ringgit ini kami dapat melihat Pulau Sumbawa. Disini kami menemukan Goa Besar yang berlokasi di arah kanan menara mercusuar. Wah, pokoknya gak bisa diungkapkan dengan kata kata deh tentang indahnya tempat ini, silahkan kunjungi lokasinya dan nikmati sendiri. Tak terasa sudah pukul 16.00 WITA dan kami harus segera pulang karena perjalanan pulang cukup jauh plus kondisi jalan yang memprihatinkan akan membuat kami lama tertahan di perjalanan. Finally, kami sampai dirumah pukul 19.20 WITA dengan selamat. Hari yang cukup melelahkan namun sangat sangat menyenangkan
Berikut beberapa foto dalam perjalanan kami yang diambil oleh mas Tekno di Tanjung Ringgit:

Hari sedang narsis

Masuk ke Goa

Pemandangan Setelah Melewati Goa

Melayang

Menikmati Hembusan Angin

Diatas Goa. Dari Kiri : Mas Tekno, Hari, Titis



August 6th, 2010 at 15:30
Mas, kalau menggunakan mobil sedan kira2 jalannya masih memungkinkan nggak?
Terima kasih sebelumnya
September 21st, 2010 at 14:18
wah, kalo sedan lebih baik jangan deh. kasihan nanti mobilnya..
lebih baik pakai mobil station aja atau motor.
October 4th, 2010 at 08:46
wah…asik bener ya bro..jd pengen ikutan..hahaaa.. ;D
October 8th, 2010 at 22:35
hayu hayu mari….. heheheh
October 16th, 2010 at 10:46
Huuuhhh cakep tempatnya bosss
October 19th, 2010 at 09:49
ia, apalagi kalo menikmati di tempatnya langsung
October 20th, 2010 at 12:17
Hmm,
naik motor b3 asik2 aja kali ya dek ?
(aku-suami-anak 7hn hahahaha).
Jalannya keliatannya sepi to ?
Atau mending sewa mobil ?
October 26th, 2010 at 00:35
sewa motor ae kalo cuma jj. barang kan d hotel. lebih cpat juga pake motor
January 1st, 2011 at 23:24
note : hampir 6 kali saya ke tempat ini, dan selalu ingin kembali dan kembali ke sana.. tapi jangan pulang terlalu larut dari site ini… karena jalanan yang rusak dan minimnya tempat2 untuk perbaikan radius 15 km dari menara smapai pertigaan smp n jerowaru… hari ini 1 january 2011, cukup lah bermain di pantai2 sebelah barat sisi selatan tanjung di daerah perkebunan.. what an amazing trin while in lombok…
January 4th, 2011 at 09:21
iya, bagus banget tempatnya. hanya saja jauh… aku baru 2x kesana. yang kedua itu camp. bermalam disana sungguh menyenangkan. bahkan udara dingin yang kami perkirakan tak ada sama sekali…
March 31st, 2011 at 20:50
sy bru z hri sbtu, tpatx mlam minggu kmren kemah ma tmen2 Marginal d sana…masyaAllah pemndngnx indah bgt….pi syangx qt agk kmleman nympex..so,gk bs menikmati sunset yg indah bgt..pi sunsetnx d perjlnan jg indh bgt kq…
mlam yg indah dengan jutaan bintang…
cuaca yg sejuk n gk dingin…
mmmmm…jd pngen blek lg k sna…
msh pnsaran neh ma gua, meriam n pantainya….^_^
April 4th, 2011 at 13:25
Mas, kira2 klo pake motor matic nembus gag ya?
Brapa lama perjalanan dr mataram sampe sana?
apa aj yg mesti Qt siapin?
Bensin cukup gag kalo diisi full?
April 9th, 2011 at 01:12
@arla
posisi gua ada di tengah2 (antara tower dan ujung tebing) pas turunan dan ada setapak nyabang. lihatlah ke semak2 (jangan terlalu fokus dengan pantai) keliatan dah meriamnya.
gua untuk turun ke pantai ada di dekat tower (cabang setapak pertama kekanan alias keluar jalur). parkir kendaraan dan jalanlah menuju pinggiran tebing, ntar nemu dah.
gua bekas kantor jepang ada di sebelah utara jauh dari jalur. gampangnya telusuri tebing kearah utara (cukup jauh) ntar ada deh nemu guanya tapi rimbun tertutup pohon dan semak (waktu itu sendiri keliling dan gak berani masuk karena gak ada temen plus temen2 jauh posisinya).
kalo nginap, sunricenya bagus…
@nicha
darimana dulu? dari mataram?
kalau tanpa tersasar ya 2,5 jam sudah sampai.
matic bisa kok…. bensin untuk matic dari mataram full tangki sampai jerowaru sebaiknya isi full lagi biar aman.
yang disiapin air minum paling utama dan bekal makanan cos gak ada pedagang. selamat melakukan trip
June 13th, 2011 at 15:23
mas ,, perjalanan kesana dan bermalam disana aman gag ???
June 13th, 2011 at 23:25
Selama ini aman sih.. cos malam juga banyak orang yang mancing….
June 21st, 2011 at 01:33
disana seperti tebing yaaa….??
apa gda pantai gtu….
June 28th, 2011 at 09:46
iya, tebing disana. pantai tak ada… tapi bagus kok…
November 21st, 2011 at 09:22
sangat luar biasa tanjung ringgit ini,,,seluar biasaa jalan menuju kesanaa,,bagii yg mw kesanaa kendaraan yg di bawa sebaiknya di periksa duluu,,,cz gag adaa bengkel,,bawaaa makanan n minuman yg cukup,,,
aduuuuh mas susahx nyari gua jepang ma meriam to,,,hadeeeh..
yg syketemuin cuman gua yg ada di poto mas t,,,
December 22nd, 2011 at 17:26
mas, numpang tanya…di sekitar Tanjung Ringgit ada kapal2 nelayan gak ya? Saya pengin mancing, tapi dengan dengan perahu/speed boat…trims sebelumnya.
December 23rd, 2011 at 10:12
menyewa perahu bisa di pantai temeak maupun pantai tangsi. jadi disebelumnya tanjung ringgit. disana ada perkampungan nelayan.
February 3rd, 2012 at 10:50
yg dermaga itu dmana ya? saya br tau
February 7th, 2012 at 21:18
wew… dermaga di jerowaru…
May 2nd, 2013 at 12:38
keren… #mupeng pengen kesana lagi..se
May 6th, 2013 at 00:39
ayo TR lagi